Wisata Petik Apel KTMA Kota Batu, Cocok Mengisi Liburan Keluarga

Wisata Petik Apel KTMA Banyaknya komoditi buah, sayur, dan bunga mejadikan Batu unggul di bidang pertaniannya juga.  Secara geografis berada di dataran tinggi tak hanya membuat Kota Batu udaranya dingin, tetapi juga menjadikan lahan pertaniannya subur bagi tumbuhnya buah dan sayuran.

Kota Batu penghasil Apel terbesar di Indonesia

Kota Batu merupakan daerah penghasil Apel terbesar nasional. Jadi kalian kalau pergi berwisata ke Batu tak lengkap jika belum membeli buah apel. Apalagi di kota dingin ini apel tak sekedar menjadi buah tangan para wisatawan saja, melainkan sampai ada Wisata Petik Apel secara langsung.

Salah satunya Wisata Petik Apel yang ada di Desa Tulungrejo, Bumiaji, Kota Batu. Wisata Peti Apel ini termasuk Kelompok Tani Makmur Abadi (KTMA). Mereka membawahi kurang lebih sekitar 40 petani, yang kebanyakan terdiri dari para petani apel.

Lokasi wisatanya berjarak kurang lebih tiga kilo meter dari kantor utama KTMA dan persis di persimpangan arah menuju wisata Selecta. Akses ke tempat wisatanya pun tidak sulit. Karena sepanjang jalan ke area kebun ada rambu yang akan menandu para pengunjung.

Dekat pintu masuk Wisata Petik Apel. Di belakangnya pemandangannya indah sekali.

Untuk memasuki Wisata Petik Apel KTMA, pengunjung dikenakan tiket masuk Rp. 25.000,-. Dengan HTM segitu kalian bisa sepuasnya makan apel di sana. Selain itu pengunjung juga diberikan minuman Sari Buah Apel, juga difasilitasi satu buah topi petani supaya tidak kepanasan. Kalau pagi memang sejuk udaranya, tapi memasuki siang terik matahari mulai terasa.

Pekan lalu (05/02 ) saya bersama mas Sandi ke sini. Kami ingin merasakan buah apel segar dari tangkainya langsung. Tentu berbeda makan apel beli dari pedagang dengan sensasi metik buahnya sendiri. Segar dan buah dijamin fresh dari tangkainya langsung.

Baca juga: Taman Rekreasi Selecta Batu, Sang Legenda Yang Tak Pernah Menua

Kebun Petik Apel KTMA

Makin siang pengunjung semakin ramai

Berhubung ke sini waktu weekend, jadi pengunjung lebih ramai dan kebanyakan yang kami jumpai mereka berasal dari luar kota, seperti Lamongan, Semarang, Jakarta, hingga ada yang dari Lombok. Beberapa memang sedang ada kegiatan di Kota Malang, jadi sekaligus mampir ke sini.

Keluarga dari Lombok

Rombongan Keluarga dari Lamongan

Tak sedikit juga ada yang khusus jauh-jauh ke Kota Batu untuk merasakan sensasi metik buah apel secara langsung. Kebanyakan mereka datang sekaligus rame-rame bersama keluarga besarnya. Lalu kemudian ngeborong buah apel untuk di bawak pulang.

Bagi pengunjung yang ingin membawa pulang apel nanti tinggal ditimbang di pintu ke luar. Satu kilo apel juga dihargai sebesar tiket masuk. Iyah, sama Rp. 25.000,- sekilognya. Enaknya kita bisa milih kualitas yang bagus dan tentu sangat fresh sekali.

Untuk varietas apel yang ada di Wisata Petik Apel KTMA paling banyak Manalagi, dengan ciri buahnya berkulit hijau muda kekuningan, rasanya manis tapi sedikit kandungan air dan Rome Beaty warnanya hijau kekuningan dan merah, aromanya kuat sekali.

Wisata petik apel seperti ini cocok untuk mengisi liburan keluarga. Selain ada kepuasan tersendiri bisa menikmati buah apel dari langsung tangkainya. Bisa ngeborong buah apel segar dengan harga murah. Karena bisa memanfaatkan promo KTMA, yang mana setiap pembelian 10kg bisa gratis 1kg.

Ibu Rosa dari Lamongan bersama putranya.

Lokasi Wisata Petik Apel KTMA tidak hanya berada di satu tempat, melainkan ada beberapa di lokasi berbeda. Sistemnya panen bergilir; ketika di lokasi A sedang produktif, maka di situlah dijadikan tempat wisata. Setelah habis, pindah ke lokasi lainnya.

Jadi kalau ingin mengunjungi wisata petik apelnya, disarankan menghubungi pengelola dulu. Supaya tidak terlanjur datang ke lokasi yang sedang tidak berbuah. Kalian bisa memanfaatkan nomer kantor pengelola di saluran telepon yang bisa kalian catat di bawah ini.

Wisata Petik Apel KTMA

Alamat: Jalan Diponegoro No. 24, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Batu.
Telepon: 0341-511158

Harga Tiket Masuk: Rp. 25.000,-
Harga Apel Perkilonya: Rp. 25.000,- *
* Nikmati promo setiap pembelian 10kg, gratis 1kg.

Peta Lokasi KTMA:

Richo A. Nogroho

Selain membaca dan menulis, ia juga suka memainkan teka-teki mekanik bercorak warna-warni, yang umumnya disebut dengan rubik.

This Post Has 2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *