Home > Kuliner > 5 Alasan Kenapa Harus Mampir di Chicken Fingers Malang

5 Alasan Kenapa Harus Mampir di Chicken Fingers Malang

Berbicara tentang kuliner di Malang, Anda pasti sudah tahu tentang ceker pedas yang pernah hits. Bukan hanya ceker, hampir semua kuliner dibuat pedas untuk menarik pengunjung. Namanya pun dibuat berbeda, ada mie setan, warung sambal, mie jogging, ceker setan, mie gobyos, dll. Sampai-sampai ada yang bilang, manusia jaman sekarang sudah canggih bisa makan kuliner setan, kalau sudah gitu setan makan apa hayo? LOL

Nah, salah satu kuliner pedas yang ada di Malang adalah Chicken Fingers. Senin (24/4) Komunitas Blogger Malang Citizen mendapat kesempatan untuk kopdar di gerai makanan yang menggunakan ayam sebagai menu dasar ini. Bertempat di Jl. Bunga Coklat No. 1, Tulusrejo, Malang, Chicken Finger mengusung sambal sebagai ciri khas sesuai jargonnya Up With DeliciousTraditional Sambal. By the way, kenapa sih harus ke Chicken Finger, ini dia lima alasannya.

1. Tempat Terjangkau, Terbuka, dan Asyik

Meskipun terletak agak masuk dari jalan raya, tidak sulit kok menemukan Chicken Finger. Apalagi sekarang sudah ada google map. Desain Chicken Finger yang outdor, menarik untuk nongkrong bersama teman-teman. Buka mulai jam 3 sore hingga jam 1 malam, semakin cucok lah untuk ngobrol asyik.

2. Menunya Unik

Menu yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Untuk membuat  pengunjung penasaran, pemilik kafe atau warung berlomba-lomba membuat menu yang terdengar aneh dan unik. Di Chicken Finger ada meal yang diberi nama hot wolfrine, cripzy fingers, cripzy drumstick, ayam geprek keju, spiral krezz, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk minuman tersedia black forest cheese, strawberry blend, blue sky, hot shocolate, cereal chocolate, cereal vanilla, dan masih banyak lagi. Penasaran? Langsung deh ajak teman-temanmu nongkrong di Chicken Finger.

3. Tasteable

Ini sih beda-beda ya tiap orang, karena lidah tiap orang tidak sama *jadi bayangin kalau sama gimana?* Wkwkwkw. Ada yang doyan pedas, ada yang enggak. Ada yang doyan sambal tapi ada juga yang makan tanpa sambal bisa lebih lahap. Nah, berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman dari Malang Citizen, masakan di Chicken Finger ramah di lidah alias tasteable. Terutama bagi yang suka olahan masakan berbahan dasar ayam.

4. Costable

Chicken Finger juga ramah kantong, tepat sekali dengan lokasi yang dekat dengan kampus. Mahasiswa yang rata-rata belum berpenghasilan, tidak mungkin bisa nongkrong di café atau gerai makanan yang tidak ramah kantong. Nah, keadaan ini mendukung Chicken Finger untuk bisa tetap eksis diantara gerai kuliner yang lain. Anda masih bisa nongkrong hits dan tetap kenyang hanya dengan membawa uang 2K, makan enak gak selalu harus mahal, bukan?

5. Aneka Sambal yang Memanjakan Lidah

Sesuai dengan taglinenya, Up With Delicious Traditional Sambals, Chicken Finger menyediakan lima variasi sambal sebagai daya tarik pengunjung. Mulai dari sambal bawang, sambal ijo, sambal bajak, sambal tauco, dan sambal petis yang bisa disandingkan dengan meal yang dipesan pengunjung. Bagi orang jawa (yang suka pedas) sambal adalah penambah selera makan, dengan sambal makanan jadi lebih maknyus.

About Eni Rahayu

Eni Rahayu

3 comments

  1. Sebagai pecinta pedas dan ceker, perlu dicoba nih menu2nya 🙂
    Btw, jangan salah, mahasiswa sekarang nongkrongnya malah di cafe2 mihil. Belanja baju di mall. :))

  2. Iyesss …. Kereennn banget. Jadi ngiler inihhh. Boleh deh masuk list buat wiskul hehe

  3. Sri Rahayu

    jadi pengen kesana lagi yukk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*